Ini Dia 5 Cerita Detektif Conan Seputar Misteri Orang Hilang!
#Kaoreaders yang sudah menggeluti dunia jejepangan tentu sudah tidak asing lagi dengan seri komik detektif conana. Seri komik detektif garapan gosho aoyama ini menjadi salah satu seri komik dari era 90-an yang masih dirilis hingga hari ini. Di Jepang, seri ini pertama kali terbit pada 1994, sedangkan di Indonesia komik ini pertama kali dirilis pada 1997 oleh penerbit
Telah terbit hingga 108 volume di Jepang sampai artikel ini ditulis, seri ini menghadirkan berbagai cerita detektif dan misteri dengan berbagai tema, mulai dari cerita utama seputar konspirasi kriminal Organisasi Hitam dan alasan tubuh Shinichi Kudo harus mengecil dan kini memakai nama Conan Edogawa, hingga berbagai kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan bahkan menjadi tipe kasus yang juga sering diselidiki oleh detektif atau private investigator di dunia nyata, yaitu kasus orang hilang.
1. Volume 2 File 13: Berawal dari “Gokai Teio”
2. Volume 14 File 134-138: Pembagian Warisan
Ibu Shinichi mendapat permohonan untuk menyelidiki apakah paman pemohon yang pulang dari Brazil untuk pembagian warisan ayah pemohon memang betul merupakan paman tersebut, atau penipu yang hendak mendapatkan bagian dari warisan. Menggunakan satu foto lama sebagai perbandingan, penyelidikan dilakukan dengan mengecek bekas luka yang didapat sebelum pergi ke Brazil, dan tangan yang digunakan untuk menulis.
3. Volume 26 File 261: Rahasia Teman Pager
Di cerita ini, seorang mahasiswi mengirimkan permohonan kepada kantor detektif Kogoro untuk mencari teman pager yang belum pernah ditemuinya langsung. Ketika diajak bertemu pada suatu waktu, teman pager tersebut hanya meninggalkan pagernya dan sebuah orgel dengan beberapa nada yang hilang. Alamat pemilik pager pun ditemukan dengan memanfaatkan koneksi dengan polisi untuk menanyakan alamat pemilik nomor pager tersebut dari operator, dan petunjuk mengenai teman pager sang mahasiswi pun mulai terkuak.
4. Volume 28 File 276: Mencari Teman di Klub Kendo
Kali ini seorang wanita paruh baya menghubungi Kogoro untuk mencari orang yang pernah sama-sama menjadi anggota klub kendo di sekolah, karena ingin mengambil kembali foto yang terselip dalam novel yang pernah dipinjam orang tersebut. Berbeda dengan cerita lainnya, orang yang dicari ternyata masih aktif sebagai kendoka dan dapat ditemukan setelah menghubungi beberapa penyelenggara turnamen kendo.
Sang pemohon pun akhirnya diketahui adalah ibunya Heiji dan ia menghubungi Kogoro sebenarnya untuk menguji Kogoro saja
5. Volume 37 File 377 – Teka Teki Sang Programmer
Kantor Detektif Kogoro dihubungi oleh perwakilan dari tiga perusahaan game berbeda untuk mencari seorang progammer freelance yang tiba-tiba “menghilang” ketika sedang mengerjakan software game untuk ketiga perusahaan tersebut. Pesan gambar yang dikirimnya menunjukkan bahwa ia menyepi di hotel dan meminjam papan catur, papan shogi, dan papan igo sekaligus untuk game-game yang dikerjakannya.
Berpura-pura menjadi tamu, Kogoro menelpon hotel-hotel dengan berpura-pura menjadi si tamu yang meminjam ketiga papan tersebut untuk menemukan hotelnya. Kasus ini ternyata juga berhubungan dengan konspirasi Organisasi Hitam yang juga mencari orang tersebut untuk membuat software misterius.