Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
    Berita Terbaru Seputar  Anime Dari Jepang Berita Terbaru Seputar Anime Dari Jepang
    Berita Terbaru Seputar  Anime Dari Jepang Berita Terbaru Seputar Anime Dari Jepang
  • Home
  • Cart
  • Checkout
  • My account
  • Sample Page
  • Shop
  • Home
  • Cart
  • Checkout
  • My account
  • Sample Page
  • Shop
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Uncategorized

Ada Wibu hingga Wota, 10 Kata Bahasa Jepang Ini Telah Diakui KBBI

By adminganteng
September 10, 2026 3 Min Read
0

Ini 10 kata dari Bahasa Jepang yang telah masuk ke dalam serapan Bahasa Indonesia . Bukan hanya wibu hingga wota, ini deretan Bahasa Jepangnya yan perlu pecinta anime ketahui. Tanpa disadari, banyak kata dari bahasa Jepang yang kini sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari di Indonesia. Kata-kata tersebut begitu populer, terutama di kalangan anak muda, hingga seolah menjadi istilah umum dalam Bahasa Indonesia.

Fenomena ini tak lepas dari pengaruh budaya populer Jepang yang kuat, seperti anime, manga, hingga idol group yang memiliki basis penggemar fanatik di Indonesia. Bahkan, sebagian kata tersebut sudah digunakan dalam berbagai media, konten digital, hingga artikel berita nasional. Berikut ini 10 kata dari Bahasa Jepang yang ternyata sudah diserap dan digunakan dalam Bahasa Indonesia, lengkap dengan makna dan penggunaannya secara umum, mengutip Instagram Badan Bahasa Kemendikdasmen.

10 Bahasa Jepang yang Telah Diakui KBBI

1. Anime Anime adalah sebutan untuk film animasi khas Jepang. Di Indonesia, kata ini sangat populer, bahkan lebih sering digunakan daripada istilah “kartun”. Anime seperti Naruto, One Piece, dan Attack on Titan sangat digemari lintas generasi. Kata “anime” kini digunakan luas sebagai genre hiburan yang punya komunitas besar di Indonesia.

2. Manga Manga adalah komik bergaya Jepang yang biasa dicetak hitam-putih. Di Indonesia, manga kerap dijadikan koleksi atau dibaca melalui platform daring. Kata “manga” sudah tak asing bagi generasi muda yang menyukai cerita visual, terutama yang berhubungan dengan anime.

3. Isekai Isekai berarti “dunia lain”. Istilah ini populer lewat genre anime dan manga yang berkisah tentang tokoh yang berpindah ke dunia lain. Saat ini, kata “isekai” telah digunakan dalam pembahasan budaya pop, bahkan di media sosial oleh pengguna Indonesia untuk menyebut alur cerita yang fantasi dan penuh petualangan.

4. Wibu “Wibu” adalah bentuk adaptasi dari istilah “weeaboo”, yaitu seseorang yang terlalu terobsesi dengan budaya Jepang. Di Indonesia, kata ini sering digunakan secara informal, bahkan jadi label di komunitas penggemar anime dan manga. Meski awalnya bernada negatif, kini “wibu” telah menjadi istilah identitas budaya pop yang populer.

5. Otaku Otaku adalah sebutan bagi seseorang yang sangat menggemari suatu hal secara mendalam, seperti anime, manga, kereta, teknologi, hingga sejarah. Di Indonesia, kata ini sering disamakan dengan “wibu”, padahal otaku lebih bersifat spesifik pada hobi atau minat ekstrem terhadap suatu bidang.

6. Karoshi Karoshi berasal dari kata “karōshi” yang berarti kematian akibat bekerja berlebihan. Istilah ini mulai dikenal publik Indonesia seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan keseimbangan hidup kerja. Kasus “karoshi” pernah ramai dibahas dalam media karena menyorot budaya kerja yang ekstrem di beberapa negara, termasuk Jepang.

7. Hikikomori Kata ini menggambarkan fenomena sosial di Jepang, di mana seseorang, terutama remaja atau dewasa muda, menarik diri dari kehidupan sosial dan mengurung diri di rumah selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Di Indonesia, istilah ini mulai muncul di diskusi kesehatan mental, terutama sejak pandemi COVID-19.

8. Wota Wota adalah sebutan untuk penggemar berat idol group Jepang. Di Indonesia, sebutan ini juga digunakan oleh fans grup idol lokal maupun J-pop seperti AKB48 atau JKT48. Mereka dikenal aktif mengikuti kegiatan idolanya, mulai dari konser hingga fan meeting.

9. Wotagei Wotagei adalah tarian dan sorakan khas yang dilakukan oleh para wota saat mendukung idolanya di atas panggung. Di Indonesia, pertunjukan wotagei sering terlihat di konser-konser JKT48, dan menjadi bagian dari budaya fanbase yang unik dan menarik.

10. Bakero Bakero (dari “baka”) adalah makian dalam bahasa Jepang yang berarti “bodoh” atau “tolol”. Kata ini sempat populer di kalangan wibu atau komunitas online yang gemar menggunakan istilah Jepang dalam candaan. Meski bersifat kasar, penggunaannya biasanya bersifat bercanda dalam pergaulan informal.

Itulah tadi 10 bahasa Jepang yang sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.

Tags:

10 bahasa jepangBERITA ANIME JEPANG HARI INIONE PIACEwibu dan wota
Author

adminganteng

Follow Me
Other Articles
Previous

5 Rekomendasi Anime Summer Terbaru 2026, Ada Tougen Anki!

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Ada Wibu hingga Wota, 10 Kata Bahasa Jepang Ini Telah Diakui KBBI
  • 5 Rekomendasi Anime Summer Terbaru 2026, Ada Tougen Anki!
  • Hololive Umumkan Proyek Anime TV Pertama, Dijuluki ODEHOLO dan Akan Diungkap Penuh pada 23 September 2026
  • Panduan Lengkap Anime Musim Gugur 2026: Daftar Judul Terbaik untuk Semua Genre
  • 5 Anime yang Dikabarkan Tamat Bulan September 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026

Categories

  • Uncategorized
Copyright 2026 — Berita Terbaru Seputar Anime Dari Jepang. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by